Senin, 13 November 2017

Perbedaan dari ROUTER, HUB, dan SWITCH

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
          Kali ini kami akan memposting tentang perbedaan dari sebuah alat yang sering disinggung dalam masalah konektor antat perangkat. Pada bahasan kali ini hanya memuat 3 komponen yaitu Router, Switch, dan Router. Langsung saja menuju pokok bahasan.

1. ROUTER

          Router merupakan jalan atau sebuat alat untuk mengirim dan menhubungkan data pada IP Address dengan network ID yang berbeda. Biasanya router digunakan pada hubungan antara sebuah instansi dengan instansi lain karena mereka memiliki IP Address dengan Network ID yang berbeda. Namun, bagaimana jika IP Address dengan network id sama ? Apakah tidak bisa ?. Tentu saja bisa. Karena pada fungsi switch dan hub tidak bisa melakukan pada network ID yang berbeda nah routerlah disini yang akan berperan.
          Router Berfungsi agar data sampai ke tempat tujuan pada jaringan sesuai yang dikehendaki. Router biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan lokalke internet. Salah satu contohnya adalah Mikrotik Router dan Linksys WRT54GL yang dalam pengaturan konfigurasinya bisa berfungsi juga sebagai bridge atau switch.

          Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal. Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik untuk transportasi data, bila memang ada beberapa  atau salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal. Kemudian Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan. Umumnya Router paling tidak terhubung ke dua jaringan., dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet. Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.


2. HUB
          Hub merupakan alat untuk menghubungkan sebuah data yang akan dikirim (Email, data, Grafik) kepada port satu dengan port yang lain. Namun, pada Hub ini jika sebuah port 1 ingin mengubungkan atau mengirim sebuah data ke pada port 7 pada Hub dengan isi 8 port IP, maka data yang dikirim tidak akan langsung menuju port yang dituju namun semua port akan merasakannya atau ikut mendapatkan kiriman itu. Tidak efektif bukan ???.  Karena kegunaannya hub sering digunakan untuk sebuah institut yang memiliki banyak komputer / device untuk dihubungkan menjadi 1 jalur.
          Suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star. Beberapa hub di pasaran kadang disebut dengan istilah hub-switch yang sering dikira oleh kita sebagai switch, tentu saja hub lebih lambat performanya daripada switch.Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. Dengan kata lain , hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat. Hub dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga akan menurunkan kinerja jaringan.



3. SWITCH
          Switch juga merupakan alat penghubung atau transfer data dana kali ini bukan sakalar yaa hehe. Sama seperti Hub tadi data yang dikirim berupa (grafik, email, data) namun switch sangat lebih efisien dan cerdas daripada Hub. Kenapa begitu ? Karena pada switch, ketika kita ingin mengirimkan sebuah data ke port yang dituju, data tersebut akan langsung menuju port yang dituju tersebut tanpa berimbas pada port-port yang lain disebelahnya. Jadi intinya langsung gitu deh.
          Salah satu contohnya adalah HP Procurve V1810-8G yang merupakan 8 Port Gigabit Switch. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward. Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk meneriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan. Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.




          SEKIAN PEMBAHASAN SINGKAT KALI INI, TERIMAKASIH!
          WASSALAMU'ALAIKUM WR.WB
   

0 komentar:

Posting Komentar